Fakultas Syariah

 
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • blue color
  • green color
Home Tentang Fakultas Syariah Struktur Organisasi
porno izle Amator porno Anal porno Arap porno Asyali porno Emo porno Full porno Gay porno Gizli cekim porno Grup porno Hard porno Hemsire porno Hentai cizgi porno Kizlik bozma porno Latin porno Lezbiyen porno Liseli porno Masturbasyon Videolari Oral porno Parti porno Pornostarlar Rus porno Tecavuz porno Travesti shemale porno Turbanli porno Turk porno Webcam porno Yasli porno Zenci porno
Struktur Organisasi PDF Print E-mail
Monday, 14 September 2009 03:22

Struktur dan Suasana Organisasi

   Fakultas Syari’ah Unisba memiliki struktur organisasi yang sederhana, pimpinan tertinggi dijabat oleh seorang dekan yang dibantu oleh seorang sekretaris Fakultas. Sedangkan untuk pengembangan ilmu, Dekan dibantu oleh Ketua Jurusan,  Sekretaris Jurusan dan Kasi Laboratorium. Sekretaris Fakultas dibantu oleh Kepala-kepala Seksi yaitu Akademik, Administrasi Umum dan Keuangan serta Kemahasiswaan

1. Personil beserta Fungsi dan Tugas Pokoknya

   Setiap pejabat struktural memiliki tugas dan wewenang. Hal itu dituangkan dalam Statuta Universitas Islam Bandung.

   Dekan merupakan pimpinan tertinggi di Fakultas yang bertugas memimpin penyelenggaraan akademik, membina tenaga kependidikan, dan tenaga administrasi.

   Dalam menjalankan tugasnya, Dekan dibantu oleh seorang Sekretaris Fakultas, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan dan Kasi Laboraratorium.

   Sekretaris Fakultas mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut:

   (a)  1. membantu dekan dalam memimpin penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

         2. membantu dekan dalam memimpin penyelenggaraan administrasi akademik.

         3. membantu dekan dalam pembinaan akademik dosen.

   (b). 1. membantu dekan dalam memimpin penyelenggaraan administrasi umum dan keuangan.

         2. membantu dekan dalam pembinaan kemampuan tenaga administrasi.

   (c). 1. membantu dekan dalam pembinaan penalaran, minat, bakat, dan kesejahteraan mahasiswa.

         2. membantu dekan dalam pembinaan hubungan dengan alumni dan orang tua mahasiswa.             

         3. membantu dekan dalam menyelenggarakan acara ta'aruf  bagi mahasiswa baru di lingkungan Fakultas.

   Ketua Jurusan, mempunyai tugas dan wewenang mengkaji perkembangan yang ada untuk selanjutnya mengkaji kurikulum yang berlaku pada saat ini.  Selain itu juga berkewajiban untuk menjalin dan mengembangkan kerjasama dengan instansi lain.

   Sekretaris Jurusan mempunyai tugas dan wewenang membantu Ketua Jurusan dalam pengembangan kurikulum dan kegiatan akademik lainnya serta membantu di bidang pengadministrasian program jurusan.

Kepala Seksi Laboratorium mempunyai tugas dan wewenang  menyelenggarakan kegiatan laboratorium.

2. Sistem Kepemimpinan dan Pengalihan (deputizing) serta Akuntabilitas Pelaksanaan Tugas

   Sistem kepemimpinan yang dirasakan saat ini demokratis. Banyak masalah yang harus diputuskan Dekan memusyawarahkan terlebih dahulu dengan Sekretaris Fakultas dan Ketua Jurusan. Bahkan dalam memutuskan suatu kebijakan yang mendasar/penting Dekan melibatkan Senat Fakultas.

   Pengalihan tugas atau pendelegasian tugas Dekan kepada Sekretaris dan atau Ketua Jurusan dilakukan melalui rapat-rapat pada tingkat Pimpinan Fakultas atau tingkat Prodi yang dilakukan setiap dua minggu sekali. Konsekuensi dari pendelegasian ini adalah Sekretaris Fakultas dan Ketua Jurusan bertanggung jawab kepada Dekan  untuk melakukan pelaporan kegiatan.4

3. Partisipasi Civitas Akademika dalam Pengembangan Kebijakan serta Pengelolaan dan Koordinasi Pelaksanaan Program

   Dalam rencana menetapkan kebijakan, pimpinan sering melibatkan civitas akademika. Setiap hendak menerbitkan kebijakan strategis, pimpinan Fakultas berupaya berkonsultasi dengan staf pimpinan dan terkadang melibatkan Senat Fakultas. Dengan keterlibatan banyak pihak dalam memutuskan suatu keputusan strategis, maka diharapkan civitas akademika turut menjaga kebijakan tersebut.

   Setiap kebijakan yang bersifat penugasan yang melibatkan banyak personil, pimpinan selalu melibatkan tenaga administrasi, selain dosen.  Guna  kelancaran pelaksanaan tugas dimaksud, dibentuk panitia khusus untuk itu. Dengan demikian pengelolaan dan pemantauannya akan mudah dilaksanakan.

4. Perencanaan Program Jangka Panjang (Renstra) dan monitoring Pelaksanaannya Sesuai dengan Visi, Misi, Sasaran, dan Tujuan Program

   Program Studi melalui pimpinan (Dekan) telah membuat Renstra untuk masa satu periode jabatan Dekan. Renstra dimaksud meliputi :     

(1) Program Akademik

(2) Sarana Akademik.

(3) Adininistrasi Organisasi,

(4) Pembinaan Kemahasiswaan dan Alumni

(5) Program Mutu lulusan,

(6) Program Pengembangan Dana.
            Pemantauan proses pelaksanaan dan program tersebut dilakukan melalui berbagai upaya. Misalnya, melalui DHMD, ujian‑ujian. Memantau para dosen yang tengah mengkuti program pascasarjana (S2 dan S3). Laporan‑laporan kegiatan baik yang berkenaan dengan akademik, keuangan, pengabdian, penelitian atau seminar di luar kampus. Rapat‑rapat yang diselenggarakan antara unsur pimpinan dengan seluruh dosen setiap awal semester. Dalam kondisi tertentu, pimpinan menyelenggarakan rapat untuk membahas masalah yang dihadapi pada waktu itu.

Last Updated ( Monday, 14 September 2009 03:57 )
 

RSS